Syair:
MALIN KUNDANG
Tersebut kisah anak durhaka
Malin kundang nama di punya
Hidup penuh suka dan duka
Putra kesayangan orang tuanya
Malin kecil bijak laksana
Kasih saying diberi keluarga
Kini besar tampan wajahnya
Menjadi kebanggaan yang empunya
Suatu hari malin berkata
Pergi merantau mencari kera
Berjanji pulang membawa harta
Tapi malin ta kunjung tiba
Sang bunda sudahlah tua
Merindukan anak jauh dimata
Kasih sayang selalu ada
Mengharapkan anak dalam doa
Bersua juga anak dan bunda
Si ank sombong ta kenal dia
Tangis keluar ta henti-hentinya
Mengenang anak yang durhaka
Ketika itu ibu pun murka
Menyumpah anak dalam tangisnya
Menjadi batu malin seketika
Ibu berduka selama-lamanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar